Dosen Petra Surabaya Ciptakan Beton dari Lumpur Lapindo

May 7, 2014
Dosen Petra Surabaya Ciptakan Beton dari Lumpur Lapindo

Surabaya (Antara Jatim) – Dosen Universitas Kristen Petra Surabaya Prof Djwantoro Hardjito PhD menciptakan beton dengan bahan baku dari lumpur Lapindo yang meluap sejak 29 Mei 2006 dengan luapan lumpur saat ini sudah seluas 640 hektare dan setinggi hingga 12 meter.

“Sejak tahun 2011, saya meneliti kemungkinan lumpur Lapindo dijadikan bahan baku untuk beton dan akhirnya saya menemukan dua kemungkinan yakni bahan campuran semen dan bahan dengan larutan alkali,” katanya di Surabaya, Selasa.

Didampingi Dekan FTSP UK Petra Surabaya Timoticin Kwanda BSc MRP PhD, Guru Besar FTSP UK Petra Surabaya yang dikukuhkan pada 25 April 2014 itu menjelaskan penggunaan lumpur Lapindo untuk beton itu mengurangi pemanasan global dan menghemat penggunaan semen ke depan.

“Beton itu dibuat dari semen dengan teknik pembakaran hingga 1.400 derajat celsius, tapi kalau dicampur lumpur Lapindo cukup hanya dengan pembakaran 600 derajat celsius, sehingga mengurangi karbodioksida (CO2) atau polusi yang mendorong pemanasan global,” katanya. (*)