Press Release

52 Mahasiswa Arsitektur asal Malaysia Site Visit Bangunan Kolonial di Surabaya

19 May 2016

Surabaya. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya memiliki sejarah yang cukup panjang. Jika kita menelusuri jejak-jejak peninggalan kolonial di Kota Tua Surabaya sangat mengasikkan. Ada banyak warisan arsitektur yang kaya salah satunya bangunan peninggalan kolonial Belanda yang masih berdiri tegak dan dipelihara dengan baik. Menariknya warisan budaya arsitektur bangunan khas Eropa yang cantik dan klasik di Surabaya ini menarik minat sejumlah mahasiswa Arsitektur untuk belajar bersama-sama. Sejumlah 52 mahasiswa Arsitektur Univeristi Tunku Abdul Rahman, Kuala Lumpur-Malaysia ditemani 39 mahasiswa Arsitektur S1 Universitas Kristen Petra akan menggelar Joint Internasional Architecture and Urbanism 2016 Workshop selama dua hari berturut – turut mulai hari Jumat-Sabtu, 20-21 Mei 2016.

Workshop yang mengambil tema Colonial Architecture in Surabaya: Heritage and Conservation ini terdiri dari dua kegiatan utama yaitu Kunjungan Lapangan (Site Visit) dan Presentasi. Dalam kegiatan Site Visit ini akan digelar hari Jumat, 20 Mei 2016 mulai pukul 10.00-17.00 WIB. Para mahasiswa yang dibentuk dalam kelompok ini akan mengunjungi bangunan-bangunan kolonial bersejarah di Surabaya seperti pusat kota lama Surabaya yaitu Taman Jayengrono dan arsitektur kolonial seperti Balai Kota, House of Sampoerna dan De Javasche Bank. “Mereka akan melakukan pendekatan tiga langkah yaitu mengindentifikasi material, bentuk hingga ruang yang berkontribusi pada karakter visual dari bangunan. Awalnya mereka akan mengamati bangunan dari kejauhan untuk memahami konteks dan latar secara keseluruhan. Kemudian mendekat pada bangunan untuk menghargai material dan teknologi serta finishing permukaan bangunan. Setelah itu para mahasiswa ini masuk ke dalam bangunan untuk mendalami ruang yang membentuk karakter visual interior bangunan”, urai Eunike Kristi Julistiono, S.T., M.Des.Sc. selaku Kepala Program Studi Arsitektur UK Petra, Surabaya. Keesokan harinya, Sabtu tanggal 21 Mei 2016 mulai pukul 09.30-10.30 WIB di Ruang Konferensi IV, gedung Radius Prawiro lantai 10 kampus UK Petra para mahasiswa yang sudah terbagi dalam kelompok tersebut diminta mempresentasikan hasil yang didapatkan untuk didiskusikan bersama aspek-aspek visual dan fisik yang membentuk tampilan bangunan-bangunan bersejarah tersebut.

“Kegiatan ini merupakan kerjasama internasional berupa short program berbentuk workshop bersama dari Arsitektur UK Petra. Mahasiswa arsitektur asal Kuala Lumpur-Malaysia merupakan mahasiswa dari tahun ke-2 dan 3 sedangkan mahasiswa UK Petra merupakan mahasiswa semester 6. Sebelum para mahasiswa ini melakukan Site Visit akan mendapatkan pembekalan terlebih dahulu mengenai Colonial Architecture oleh Timoticin Kwanda, B.Sc. MRP, Ph.D yang merupakan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UK Petra Surabaya”, tutup Eunike.

Informasi lebih lanjut hubungi :

  • Humas & Informasi Studi

Jl. Siwalankerto 121-131 Surabaya

Telp : 8494830-31   psw : 3190-3193

  • Eunike Kristi Julistiono, S.T., M.Des.Sc. (087851634636)