Press Release

IBAcc UK Petra-ACCA gelar Accounting Talk Bahas Dampak Profesi Akuntansi era MEA

26 Mei 2016

Negara mana yang diuntungkan dalam masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) ini? Dan bagaimana posisi Indonesia? Serta profesi apa yang paling diuntungkan? Pertanyaan-pertanyaan ini muncul kala Asean Economic Community (AEC) atau masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) mulai ditandatangani oleh para pemimpin Negara ASEAN November 2007 dan mulai diimplementasikan pada Desember 2015 yang lalu. Informasi penting ini sangat berguna bagi semua pihak dan sebagai institusi pendidikan tinggi merasa perlu menyebarkan informasi penting ini maka Program International Business Accounting (IBAcc) UK Petra bekerja sama dengan asosiasi profesi akuntan terkemuka dari Inggris, The Association of Chatered Certified Accountants (ACCA) menggelar Accounting Talk dengan topik “ASEAN Economy Community: Who get the Cheese?” pada hari Jumat, 27 Mei 2016 pukul 10.30-13.00 WIB di Ruang Konferensi 4 (RK 4) gedung Radius Prawiro lantai 10 Universitas Kristen Petra, Surabaya.

  “Acara yang rutin digelar setiap 2 hingga 3 kali setiap semesternya ini akan membahas isu dan topik seputar akuntansi dan bisnis. Hal utama yang dibahas dalam acara ini adalah “Cheese”, yakni “keuntungan”, dalam arti pihak mana yang diuntungkan dengan AEC (masyarakat ekonomi ASEAN – MEA)”, ungkap Joshua Tarigan, S.E., MBA selaku Kepala Program Studi IBAcc UK Petra. Accounting Talk ini akan menghadirkan dua pembicara yang pertama Dr. Jean Marc, salah satu tokoh AEC dan dosen bisnis internasional di Assumption University-Bangkok. Beliau akan membahas dari sisi makro yaitu perspektif country, negara mana yang paling diuntungkan dalam AEC ini. “AEC is the strange omission because people focus more on China than ASEAN. Indonesia and others ASEAN countries has tremendous potential“, urai Dr Jean Marc Dutrey. Sedangkan pembicara kedua ialah Devie, Phd (Cand), dosen Akuntansi Bisnis UK Petra, yang akan membahas dari sisi mikro yaitu industri dan profesi akuntansi.

  Seminar yang mengundang para mahasiswa Akuntansi, para guru Akuntansi hingga profesional akuntan di Surabaya tersebut ini sangat penting. Hal ini dikarenakan semua negara, industri, perusahaan dan profesi akan terkena dampak dari komunitas AEC ini cepat atau lambat. Secara singkat sebenarnya MEA dapat dianalogikan seperti masyarakat eropa (European Union), artinya adanya kebebasan perdagangan diantara negara-negara asean tanpa harus terjadi birokrasi seperti saat ini, termasuk pembebasan cukai import dan sebagainya.

Informasi lebih lanjut hubungi :

·       Humas & Informasi Studi

Jl. Siwalankerto 121-131 Surabaya

Telp : 8494830-31   psw : 3190-3193

  • Joshua Tarigan, S.E., MBA (0856-0651-6559)