Soroti Kasus Bunuh Diri, PLT UK Petra Pentaskan “Customer is King”

Jika ada orang yang berniat bunuh diri, apa yang bisa kita lakukan? Mencegahnya, cuek, atau bahkan menghakimi? Banyak dari masyarakat Indonesia merasa enggan terlibat jauh. Alih-alih sekadar enggan, kita juga sering memilih jalan menghujat tindakan bunuh diri ini. “Customer is King”, inilah judul penampilan berbahasa Inggris dari para mahasiswa Program English for Creative Industry (ECI) Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya yang mencoba menyoroti sisi kepedulian kita mengenai kasus bunuh diri yang marak terjadi. Pementasan ini akan digelar selama empat hari berturut-turut mulai hari Rabu-Sabtu tanggal 2-5 Mei 2018 mulai pukul 17.00-18.00 WIB (Rabu-Jumat) dan 18.00-19.00 WIB (Sabtu) di Studio Petra Little Theatre, Gedung B lantai 2 kampus UK Petra jalan Siwalankerto 121-131 Surabaya.

“Dua tahun belakangan ini kasus bunuh diri mewarnai perbincangan masyarakat serta pemberitaan media. Salah satu kasus yang menarik banyak perhatian adalah tindakan bunuh diri yang disiarkan secara langsung menggunakan salah satu media sosial. Maka dari itu kita perlu terus menggaungkan topik ini sehingga akan lebih banyak orang akan menyadari pentingnya permasalahan ini dan berusaha berperan aktif untuk mengatasinya,” urai Stefanny Irawan, S.S., M.A. selaku Managing Director PLT UK Petra, Surabaya. Naskah yang ditulis merupakan karya original dari Edwin Siongko Winarto yang juga seorang mahasiswa Program ECI UK Petra angkatan 2014. Karya ini ditulis sejak ia masih di kelas Playwriting pada tahun 2017 yang lalu. Proses audisi para pemain dimulai sejak Februari 2018 yang kemudian dilanjutkan dengan latihan yang disutradarai oleh Hapsari Lily Dewanti, mahasiswa Program ECI UK Petra angkatan 2014.

Pementasan “Customer is King” ini berdurasi kurang lebih 60 menit dengan tiga orang pemain yang semuanya merupakan mahasiswa Program ECI UK Petra. Cerita kali ini mengambil lokasi di sebuah hotel dan mengisahkan seorang manager hotel, karyawan magang, dan seorang pelanggan yang ingin bunuh diri. Berawal dari ajaran sang manager bahwa pelanggan adalah raja dan karenanya kita harus memberikan apapun yang mereka inginkan asalkan ada uang, si karyawan magang dihadapkan dengan konflik antara memilih menyelamatkan pekerjaan dan bisnis yang dipercayakan kepadanya atau menyelamatkan nyawa orang, bahkan ketika orang yang berusaha ia selamatkan bersikukuh menolak bantuannya. “Saya menyoroti isu upaya bunuh diri dari sudut bystander atau orang lain yang mengetahui adanya tindakan bunuh diri ini karena saya sangat terusik dengan sikap masyarakat terhadap kasus bunuh diri yang terjadi akhir-akhir ini. Tokoh manager hotel mewakili masyarakat Indonesia yang lebih memilih untuk cuek dan tidak terlibat jauh, sedangkan karyawan magang menggambarkan anak muda yang dinamis dan bertindak sebagai agen perubahan. Saya berharap naskah ini bisa mengingatkan bahwa ada pilihan lain selain menjadi orang yang tidak peduli atau menghakimi,” urai Edwin sang penulis naskah “Customer is King”. Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah si karyawan magang memilih melakukan hal yang dia yakini benar meskipun begitu sulit atau mengikuti aturan meski itu mengusik nuraninya? Saksikan saja penampilan PLT di Studio Petra Little Theatre, Gedung B lantai 2 kampus UK Petra jalan Siwalankerto 121-131 Surabaya.

 

Informasi lebih lanjut hubungi :

  • Humas & Informasi Studi

Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya

Telp : 2983190-3194

  • Stefanny Irawan, S.S., M.A. (08132842305)