Surabaya Memory 2018

Surabaya merupakan salah satu kota multi etnis di Indonesia yang kaya akan budaya. Beragam etnis bermigrasi ke Surabaya. Keberagaman ini tidak menjadikan Surabaya menjadi masyarakat yang terpecah-pecah akan tetapi berjalan berkesinambungan menjadi sebuah kampung yang harmonis. Bulan Mei ini, Surabaya merayakan hari jadinya ke-725. Sebagai bentuk persembahan untuk kota tercinta, Perpustakaan Universitas Kristen Petra (UK Petra) menggelar Surabaya Memory selama lima hari berturut-turut tepatnya pada tanggal 2-6 Mei 2018 mulai pukul 10.00 WIB di Pakuwon Mall Surabaya, jalan Puncak Indah Lontar no 2.

“Tema Surabaya Memory kali ini mengangkat tema “Harmoni Dalam keberagaman”. Tema ini sengaja dipilih karena belakangan semakin maraknya intoleransi dan disintegrasi bangsa karena sebagian masyarakat Indonesia yang mulai tidak menghargai keberagaman. Padahal keberagaman inilah yang membentuk masyarakat Indonesia”, urai urai Dian Wulandari, S.I.I.P. selaku Kepala Perpustakaan UK Petra Surabaya. Surabaya Memory hadir sebagai inisiatif yang didedikasikan bagi perekaman dan pelestarian pusaka (heritage) kota Surabaya yang menumbuhkan kepedulian masyarakat akan pelestarian pusaka kota Surabaya melalui media maya (online) dan media fisik (onsite).

Surabaya Memory 2018 bertajuk Suroboyoku Beragam ini akan menghadirkan pameran, lomba, lokakarya hingga talkshow. Hari pertama (Rabu, 02/05) pada pukul 13.00-15.00 WIB akan dimeriahkan dengan lomba Alat Peraga Edukatif (APE) bagi guru Preschool, TK dan SD yang dilakukan secara berkelompok. Dengan serunya, para pahlawan tanpa tanda jasa ini membuat alat peraga dengan tema Harmony in Diversity. Dilanjutkan malam harinya pada pukul 15.30-18.00 WIB diadakan opening ceremony. Menariknya saat Opening Ceremony akan diadakan launching Urban Discovery. Apa itu Urban Discovery? Sebuah panduan wisata sejarah Surabaya yang bisa di download melalui google playstore atau app store dan printed map. Fasilitas gratis bernama idiscover java ini merupakan kerjasama antara Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) dengan Surabaya Memory Perpustakaan UK Petra Surabaya. Selama gelaran Surabaya Memory 2018 juga digelar berbagai gelaran diantaranya karya perjalanan hidup Handinoto, seorang dosen Program Studi Arsitektur UK Petra yang banyak meneliti dan menulis buku mengenai arsitektur colonial Belanda hingga arsitektur Pecinan di Surabaya. Akan ada juga pameran potret kebersamaan masyarakat di kampung-kampung di Surabaya, pameran foto kampung etnis di Surabaya hingga foto bangunan Surabaya Tempo Dulu koleksi Surabaya Memory. Tak ketinggalan juga foto koleksi Anton Gautama, seorang praktisi fotografi arsitektur dan penulis buku peraih penghargaan National Geography Travel Photography (2016).

Hari ketiga (Jumat, 04/05) mulai pukul 10.00-12.00 WIB akan diadakan lomba presentasi siswa SMP dengan tema Membangun Harmoni dalam Keberagaman Berbangsa. Selama 10 menit, para siswa SMP ini akan mempresentasikan pandangan hingga pengalaman tentang pentingnya harmoni dalam keberagaman. Kemudian dilanjutkan pada pukul 15.00-17.00 WIB akan digelar kompetisi Public Speaking Harmoni in Diversity. Kompetisi ini diperuntukkan bagi siswa-siswa SMA. Pada pukul 18.30-20.30 WIB akan digekar workshop Jurnalistik dan Fotografi bagi umum yang dibantu oleh Komunitas Love Suroboyo. Dalam kegiatan ini, para peserta akan dibekali ilmu jurnalistik untuk menulis berita dan teknik dasar fotografi.

Hari keempat (Sabtu, 05/05) mulai 10.00-12.30 WIB akan digelar lomba menggambar dan mewarnai siswa SD kelas 4-5 yang merupakan kolaborasi antara Orang tua dengan anak. Sementara itu pada pukul 09.00-12.00 WIB akan ada workshop merajut (Komunitas My Sister’s Fingers). Para peserta ini berupa pita rajut bahan t-shirt yarn. Dilanjutkan pukul 13.00-15.00 WIB digelar kompetisi menyanyi lagu tradisional bagi siswa SD kelas 4-5. Penilaiannya meliputi teknik suara dan penjiwaan lagu. Workshop berkain yang dibantu oleh Perkumpulan Bangga Berkain Nusantara yang mengajarkan cara berkain panjang dan sarung yang simple, modern dan cepat mulai pukul 19.00-21.00 WIB.

Hari terakhir (Minggu, 06/05) dimeriahkan dengan fashion show siswa TK dan SD kelas 1-3 mulai pukul 10.00-13.00 WIB. Mereka akan membawakan fashion show bertemakan refleksi dari kampung-kampung di Surabaya diantaranya Kampung Ampel, Kapasan, Tambak Bayan, Peneleh, hingga Magersari. Tak hanya itu, mulai pukul 13.00-15.00 WIB akan digelar workshop layang-layang dari Komunitas Perlabaya. Talkshow Penyelamatan Pusaka Surabaya juga akan digelar mulai pukul 15.30-16.30 WIB. Penasaran? Yuk mari datang di Surabaya Memory 2018.

 

Informasi lebih lanjut hubungi :

  • Humas & Informasi Studi

Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya

Telp : 2983190-3194

  • Dian Wulandari, S.I.I.P. (Kepala Perpustakaan UK Petra) – 08123016131