Press Release

UK Petra Mantapkan diri Kampus Bebas Tas Kresek & Styrofoam

17 Februari 2016

Memperingati Hari Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari, Universitas Kristen Petra (UK Petra) mengeluarkan Surat Keputusan Rektor mengenai UK Petra Bebas Tas Kresek dan Styrofoam pada hari Senin, 22 Februari 2016 mulai pukul 10.30 WIB di Entrance Hall UK Petra. Dalam acara yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut, rektor UK Petra yang diikuti oleh Wakil Rektor UK Petra akan mesosialisasikan program baru ini pada sivitas akademika dengan cara membagikan tumbler dan tas berbahan kain sebagai salah satu aksi mengurangi sampah plastik dan Styrofoam.

Sejak tahun 2010 secara bertahap UK Petra telah melakukan program Green Campus yang meliputi lima efisiensi yaitu lahan, energi, air, kertas hingga sampah. Dalam bidang efisiensi lahan, diawali terlebih dahulu pada tanggal 22 September 2010 melakukan gerakan tanam pohon, kemudian pilah-pilah sampah yaitu sampah plastik dan kaleng, sampah kertas dan sampah organik. Maka dari itu tak heran, di setiap sudut kampus pun telah menyediakan tiga macam tempat sampah dengan keterangan yang berbeda, “dengan hal ini mengajak para sivitas akademika untuk lebih peduli lingkungan”, urai Prof. Liliany Sigit selaku salah satu tim kreatif program Green Campus ini. Selain itu Surat Keputusan Rektor mengenai Kampus tanpa asap rokok serta pencanangan Petra berbunga pun telah dilakukan oleh UK Petra. Dalam kategori efisiensi Energi, beberapa ruang kelas di kampus UK Petra telah menggunakan finger print untuk menghemat energi. Ir. Irwan Tanuadji, MT selaku Ketua Tim Green campus menambahkan, tercatat ada 45 ruang kelas di UK Petra yang telah menggunakan program ini. Tak hanya itu saja, UK Petra juga sudah menggunakan Solarcell untuk penerangan lampu jalannya. Sedangkan untuk efisiensi Air, UK Petra telah menggunakan kran tekan dan Jet Shower untuk kloset di kamar mandi sehingga lebih menghemat air. Sedangkan dalam bidang efisiensi kertas, UK Petra melakukan gerakan Petra Paperless salah satunya menggunakan e-slip gaji bagi informasi pembayaran gaji para persona kependidikan dan dosen hingga PRS online bagi mahasiswa. Dan untuk mendukung SK Rektor mengenai UK Petra Bebas Tas Kresek dan Styrofoam, di kantin UK Petra, mulai 22 Februari tidak lagi menggunakan tas kresek dan Styrofoam, termasuk semua jenis tugas dan dekorasi juga tidak menggunakan Styrofoam lagi.

Sebagai kampus pertama yang mencanangkan kampus bebas tas kresek dan Styrofoam ini, merasa perlu memulai aksi nyata di tengah masyarakat. “UK Petra berusaha melakukan mandat budaya yaitu dengan memelihara lingkungan. Jika kita tidak memikirkan dengan baik masalah sampah ini maka sistem ekosistem lingkungan akan terganggu. Tahun lalu para mahasiswa yang tergabung dalam ‘ministerium movement’ juga telah melakukan gerakan bottleless dalam rangka mengurangi sampah plastik, dan kini di setiap selasar kampus UK Petra tersedia dispenser, sehingga mahasiswa yang membawa botol sendiri dapat mengambil air minum isi ulang sendiri.

Kami harap dengan ada aksi ini, masyarakat mulai sadar untuk lebih berhati hati saat membuang sampah dan bila mungkin mengurangi membuang sampah plastik, yang memang tidak bisa terurai oleh tanah”, urai Prof. Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr. Eng selaku rektor UK Petra Surabaya. Hal ini sejalan dengan ajakan pemerintah kota Surabaya yang mengeluarkan edaran mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik dan kebijakan kantong plastik berbayar.

 

Informasi lebih lanjut hubungi

Humas & Informasi Studi

Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya

Telp : (031) 2983190-3194